USG (Ultrasonografi): Apa Itu, Jenisnya & Penyakit yang Bisa Dideteksi
USG adalah pemeriksaan pencitraan yang menggunakan gelombang suara — bukan radiasi — untuk melihat organ dalam tubuh secara real-time. Aman bahkan untuk ibu hamil. Kenali jenisnya dan penyakit apa saja yang bisa terdeteksi.
USG (Ultrasonografi) adalah pemeriksaan pencitraan yang memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambaran organ di dalam tubuh. Berbeda dengan rontgen, USG tidak menggunakan radiasi, sehingga aman dilakukan berulang kali, termasuk pada ibu hamil dan bayi.
Prinsip kerjanya sederhana: alat bernama transduser (probe) mengirimkan gelombang suara ke dalam tubuh. Gelombang ini dipantulkan kembali oleh organ dan jaringan, lalu diproses menjadi gambar yang tampil di layar secara langsung (real-time).
Jenis USG ditentukan dari area tubuh yang ingin dilihat dokter. Berikut enam pemeriksaan USG yang paling umum:
Memantau usia kehamilan, detak jantung, posisi, dan tumbuh kembang janin.
Melihat hati, kandung empedu, ginjal, pankreas, dan limpa.
Memeriksa rahim dan ovarium, mendeteksi kista, miom, dan gangguan lain.
Menilai benjolan dan kelenjar payudara, membedakan kista atau tumor.
Memeriksa kelenjar tiroid di leher untuk benjolan atau pembesaran.
Menilai fungsi dan struktur jantung serta aliran darah.
Memakai gelombang suara, bukan sinar-X — aman untuk ibu hamil dan bisa diulang.
Bisa melihat gerakan organ, termasuk detak jantung janin dan aliran darah.
Tanpa sayatan, hanya menggesekkan probe dengan gel di permukaan kulit.
Ideal menilai hati, empedu, ginjal, rahim, tiroid, dan payudara.
Berikut kondisi yang sering menjadi alasan dokter menyarankan pemeriksaan USG:
Memastikan ukuran, jumlah, dan posisi batu untuk menentukan perlu tindakan atau cukup pengawasan.
Langkah awal penting untuk menentukan apakah benjolan perlu perhatian lanjut atau cukup dipantau.
Sering tanpa gejala; deteksi dini memungkinkan perbaikan lewat perubahan pola hidup.
Memantau posisi, usia, detak jantung, hingga mendeteksi kelainan bawaan.
Mendeteksi pembesaran yang sering menyebabkan gangguan buang air kecil seiring usia.
Membantu menentukan benjolan mana yang perlu pemeriksaan lanjutan.
Catatan: USG dan rontgen saling melengkapi — dokter yang menentukan pemeriksaan mana yang paling tepat sesuai keluhan Anda.
Persiapan berbeda tergantung area yang diperiksa. Selalu ikuti arahan dokter atau petugas medis.
Agar kandung empedu terisi dan organ perut terlihat jelas tanpa terhalang makanan.
Kandung kemih yang penuh membantu memperjelas gambaran rahim dan ovarium.
Memudahkan akses ke area yang diperiksa dan membuat Anda lebih nyaman.
Setiap jenis USG bisa punya persiapan berbeda — tanyakan saat menjadwalkan pemeriksaan.
Terutama di ulu hati atau perut kanan atas — bisa terkait empedu atau hati.
Di payudara, leher, atau perut — perlu dipastikan jenisnya.
Bisa terkait kista, miom, atau gangguan kandungan.
Pada pria, bisa menandakan pembesaran prostat.
Rutin untuk memastikan tumbuh kembang janin sehat.
Misalnya fungsi hati/ginjal tidak normal — USG membantu mencari penyebabnya.
🩺 Punya Keluhan? Konsultasikan Dulu ke Dokter
Jangan menebak sendiri. Dokter di Kosasih Medika akan menilai keluhan Anda dan mengarahkan pemeriksaan yang paling tepat — termasuk apakah Anda memerlukan USG.
Klinik Kosasih Medika hanya memiliki 9 cabang resmi. Jika menemukan nama "Kosasih" di luar daftar berikut, itu bukan bagian dari jaringan resmi kami.
