Penyakit Mata Ikan: Penyebab, Gejala serta Cara Mengobatinya

Apa Itu Mata ikan atau clavus adalah penebalan kulit akibat tekanan dan gesekan yang terjadi berulang kali. Mata ikan paling sering terjadi di area tangan, kaki, atau jari. Meski tidak berbahaya, mata ikan dapat mengganggu tampilan kulit dan menimbulkan nyeri dan luka.

Mata ikan biasanya berbentuk bulat dengan ukuran lebih kecil daripada kapalan, memiliki bagian tengah yang keras, dan dikelilingi kulit yang meradang. Selain bentuknya yang dapat mengganggu keindahan kulit, mata ikan juga dapat disertai nyeri, luka, dan infeksi. Namun, kondisi ini umumnya tidak tergolong serius.

Penyebab Mata Ikan

Tidak memakai kaus kaki atau memakai kaus kaki yang kurang pas saat mengenakan sepatu
Sering berjalan atau berlari di luar ruangan tanpa alas kaki
Sering berjalan atau berlari di luar ruangan tanpa alas kaki
Berjalan dengan gerakan atau posisi kaki yang tidak tepat, misalnya terlalu berjinjit
Memakai sepatu yang salah ukuran atau tidak nyaman

mata ikan ditandai dengan penebalan, pengerasan, dan penonjolan berbentuk bulat pada kulit. Kulit juga dapat menjadi bersisik atau kering. Mata ikan juga bisa disertai dengan peradangan dan nyeri, terutama ketika ditekan.

Berdasarkan bentuk dan tempat timbulnya, mata ikan dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

Mata ikan keras
Mata ikan keras merupakan jenis yang paling sering terjadi. Mata ikan ini timbul di bagian kulit yang langsung bersentuhan dengan tulang. Tanda dari kondisi ini adalah penumpukan kulit yang terasa keras dan memiliki inti di tengahnya.

Mata ikan lunak

Mata ikan lunak terjadi pada bagian kulit yang lembab, seperti kulit di sela jari-jari tangan maupun kaki. Mata ikan ini berwarna keputihan atau abu-abu, terasa halus, dan memiliki tekstur kenyal.

Mata ikan kecil

Mata ikan jenis ini berukuran lebih kecil dari jenis mata ikan lainnya. Mata ikan kecil biasanya muncul di bagian bawah kaki. Meski berukuran lebih kecil, mata ikan jenis ini juga dapat menyebabkan rasa nyeri.

Kapan harus ke dokter

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika mata ikan tidak kunjung membaik setelah diobati secara mandiri di rumah, terutama jika mata ikan menyebabkan nyeri hebat yang mengganggu aktivitas sehari-hari, serta menimbulkan perdarahan atau peradangan. Jika Anda memiliki riwayat diabetes, penyakit jantung, atau penyakit arteri perifer, disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter saat timbul mata ikan. Jangan melakukan pengobatan mandiri di rumah karena luka yang muncul lebih berisiko mengalami infeksi.

Beberapa tanda infeksi kulit yang bisa muncul adalah:

Nyeri yang bertambah parah
Kemerahan
Sensasi terbakar
Bernanah
Bengkak

Pencegahan Mata Ikan

Memakai sepatu, terutama sepatu hak tinggi, yang nyaman dan dengan ukuran yang sesuai
Mengenakan kaus kaki ketika memakai sepatu agar dapat terhindar dari gesekan
Membeli sepatu sesudah banyak berjalan karena ukuran kaki membesar setelahnya
Menjaga kaki tetap bersih
Memotong kuku kaki secara rutin
Mengoleskan krim pelembap khusus kaki

Mata ikan dapat terus membesar dan lebih sulit sembuh jika tekanan dan gesekan tidak dihilangkan. Pada beberapa penderita, khususnya yang menderita diabetes atau gangguan sistem imun, mata ikan yang tidak ditangani dengan tepat dapat menimbulkan infeksi atau mengalami perdarahan.

Tangani Mata Ikan di Klinik Kosasih

Dapatkan pelayanan profesional dan nyaman di Klinik Kosasih Medika.

Konsultasi Sekarang

Sumber: Alodokter.com

Scroll to Top
Sobat Komed — Online
Halo Sobat Komed! 👋
Ada yang bisa kami bantu hari ini?
Chat WhatsApp